Sejarah


Gagasan besar mendirikan lembaga pendidikan menengah berbasis karakter dan disiplin lahir dari semangat pengabdian seorang tokoh nasional, Dr. JR Saragih, S.H., M.M.. Berawal dari pengabdiannya di dunia kesehatan, beliau merintis pendirian Klinik Efarina pada 20 April 2003 di Purwakarta, Jawa Barat. Langkah kecil ini kemudian berkembang menjadi gerakan besar yang tidak hanya menyentuh pelayanan kesehatan, tetapi juga dunia pendidikan secara lebih mendalam.

Kesuksesan di bidang pelayanan medis mendorong didirikannya Rumah Sakit Umum Efarina Pangkalan Kerinci, Riau, pada 23 September 2008, disusul RSU Efarina Berastagi di Sumatera Utara pada 28 Desember 2008. Kedua rumah sakit ini menjadi pilar utama dalam pelayanan kesehatan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Yayasan Efarina dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Perjalanan di dunia pendidikan dimulai secara signifikan ketika Yayasan Efarina mengambil alih Akademi Keperawatan Syafa’at di Purwakarta pada 24 Juni 2009, yang kemudian diubah menjadi Akper Efarina Purwakarta. Melalui lembaga ini, lahirlah banyak tenaga kesehatan profesional yang tersebar di berbagai daerah.

Melihat pentingnya pendidikan menengah kejuruan yang berfokus pada kesehatan, SMK Kesehatan Efarina resmi didirikan pada 13 November 2009 di Purwakarta. Namun, demi mendukung sistem pembinaan yang lebih terarah dan terintegrasi, sekolah ini dipindahkan ke Berastagi pada 7 Desember 2009, menjalin kolaborasi erat dengan lembaga-lembaga militer sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.

Transformasi besar terjadi pada 27 September 2011, saat SMK Kesehatan Efarina kembali berpindah ke Pematang Raya, Kabupaten Simalungun. Namun, seiring visi jangka panjang, akhirnya pada tahun 2012, sekolah ini menetap secara permanen di Saribudolok, Kabupaten Simalungun, dan berganti nama menjadi SMK Plus Kesehatan Efarina. Berbekal lahan seluas ±9 hektar, infrastruktur lengkap, serta program pendidikan berbasis kedisiplinan dan keahlian kesehatan, SMK ini berkembang pesat dan meraih akreditasi A.

Guna melengkapi jenjang pendidikan yang lebih luas dan memberi kesempatan bagi siswa untuk melanjutkan studi non-kejuruan, SMA Swasta Plus Efarina berdiri di lokasi yang sama pada 28 Februari 2012. Dengan sistem asrama dan pendekatan semi-militer, sekolah ini dirancang untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental dan emosional, serta siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.

Kini, SMA dan SMK Plus Kesehatan Efarina menjadi bagian penting dari sistem pendidikan nasional yang mengedepankan nilai integritas, kompetensi, dan kepedulian sosial, serta terus berkontribusi mencetak generasi unggul dari pelosok negeri.